Tata Cara Salat Tarawih dan Keutamaannya

Diposting pada
Tata Cara Salat Tarawih dan Keutamaannya

PrimaRadio.co.id – Belakangan banyak orang yang menanyakan tata cara salat tarawih dan keutamaannya. Seperti yang kita tahu, semua makhluk-Nya memiliki kewajiban untuk rajin beribadah kepada Sang Khalik.

Baca juga : Ini Dia Tata Cara Shalat Idul Fitri di Rumah dan Keutamaannya

Sepanjang bulan Ramadan, umat ​​Islam berlomba-lomba untuk melakukan ibadah wajib dan sunnah untuk mendapatkan pahala dan rahmat Allah SWT.

Selain berpuasa, umat Muslim menjalankan salat tarawih, yang diadakan setelah salat malam untuk jangka waktu yang tidak ditentukan tergantung pada imam masjid. Namun, hanya karena kalian tidak bisa pergi ke masjid, bukan berarti kalian tidak bisa salat tarawih.

Salat tarawih juga dapat dilakukan secara pribadi di rumah bersama keluarga. Meskipun hukumnya sunnah muakkad atau tidak akan menimbulkan dosa jika ditinggalkan, tetapi mengupayakan ibadah tentu memiliki keutamaan bukan?

Bacaan Niat Salat Tarawih

Membaca niat dari tata cara salat tarawih lebih dari sekedar bacaan sederhana. Membaca niat telah terbukti memiliki keuntungan yang signifikan, bertindak sebagai pengingat untuk membantu seseorang mempersiapkan hati dan pikiran mereka untuk salat dan membantu membangun suasana salat yang lebih khusyu.

Adapun bacaan niatnya adalah sebagai berikut:

Imam: 

“Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘ataini mustaqbillal qiblati adā’an  imāman lillāhi ta’ālā.”

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang salat sunnah tarawih dua raka’at menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah SWT.”

Makmum:

“Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘ataini mustaqbillal qiblati  ma’mūman lillāhi ta‘ālā.” 

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang salat sunnah tarawih dua raka’at menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah SWT.”

Tata Cara Salat Tarawih yang Benar

Jika dibandingkan dengan salat wajib, salat tarawih memang memiliki lebih banyak rakaat. Namun tidak perlu khawatir, kalian bisa memilih dua pilihan yaitu 11 rakaat atau 23 rakaat.

Pertama, kalian bisa salat tarawih 8 rakaat dan witir 3 rakaat. Lalu tata cara salat tarawih yang kedua, kalian juga bisa memilih 20 rakaat salat tarawih dan tiga rakaat salat witir.

Pada umumnya, salat tarawih terdiri dari dua rakaat salat dan diikuti dengan salam. Hal ini terus berlanjut hingga telah dilakukan salat tarawih sebanyak 8 atau 20 rakaat.

Mirip dengan salat subuh atau salat wajib lainnya. Urutan salat tarawih juga sama. Adapun tata cara salat tarawih sebagai berikut:

  1. Melafalkan niat salat tarawih.
  2. Takbiratul Ihram.
  3. Bacalah Surat Al-Fatihah.
  4. Bacalah beberapa Surat dari Al-Qur’an.
  5. Rukuk.
  6. I’tidal.
  7. Duduklah di antara dua sujud.
  8. Sujud kedua.

Berdirilah dari tempat duduk dan lakukan rakaat kedua menggunakan tata cara yang sama seperti yang dilakukan pada rakaat pertama. Kemudian mengakhirinya dengan duduk tasyahud akhir dan salam pada saat sujud terakhirnya.

Mengerjakan Salat Witir yang Jumlah Rakaatnya Ganjil

Setelah mengetahui tata cara salat tarawih di atas, jamaah dianjurkan untuk menutup salat witir yang jumlahnya ganjil. Ini seperti disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari Muslim yang berbunyi :

جْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا

Dan memiliki arti “Jadikan salatmu yang paling akhir di waktu malam berupa salat witir.” (HR. Bukhari Muslim)

Sebagai penutup salat tarawih, salat witir berfungsi untuk menentukan apakah jama’ah melakukannya dengan benar. Karena kata “witir” berarti “ganjil”, maka jumlah rakaat salat witir juga ganjil.

Kalian memiliki pilihan antara 1 rakaat atau 11 rakaat ganjil dari salat witir. Ini bisa dilakukan dalam 2 rakaat dan diikuti 1 rakaat, atau 3 rakaat sekaligus. Selain itu, niat salat witir berbeda dengan salat tarawih.

Keutamaan Salat Tarawih yang Perlu Diketahui

Selain tata cara salat tarawih di atas, kalian juga harus memahami keutamaan dari salat tarawih. Diantaranya adalah:

  1. Diampuni Dosa yang Dilakukan

Keutamaan salat tarawih adalah dapat diampuni dosa-dosanya. Ya, beberapa pintu ampunan terbuka selama bulan ini, terutama jika ibadahnya ditingkatkan.

Jika kalian merasa memiliki banyak dosa di masa lalu, sebaiknya tetap melaksanakan salat tarawih secara rutin di mushola atau masjid terdekat. Adapun bagian yang paling untuk melakukan ibadah ini adalah keikhlasan.

  1. Melapangkan Rezeki

Kondisi keuangan setiap orang tentu berbeda. Kekayaan seseorang juga bisa berbeda. Ada orang yang memiliki banyak rezeki dan ada orang yang rezekinya biasa saja. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk meminta kelapangan rezeki.

Ada beberapa cara untuk meminta kelapangan rezeki, seperti salat tahajud dan ibadah sunnah lainnya, yaitu salat dhuha. Menjalankan tarawih sepanjang bulan Ramadan juga salah satunya.

Jadi, jika kalian telah mengalami kesulitan keuangan baru-baru ini, masalahnya mungkin terjadi karena kelalaian diri sendiri. Tidak perlu khawatir, meningkatkan ibadah merupakan salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut.

  1. Dapat Pahala Salat Berjamaah

Kalian akan mendapatkan beberapa manfaat dari menjalankan puasa yang juga diikuti dengan tarawih. Selain itu, tata cara salat tarawih biasanya dilakukan dengan berkumpul alias salat berjamaah di masjid atau mushola. Itu artinya, pahala yang diperoleh dapat meningkat sebanyak 27 derajat.

Oleh karena itu, tetaplah melaksanakan salat tarawih berjamaah selama bulan puasa. Tidak masalah jika kalian hanya mampu melaksanakan beberapa rakaat saja, asalkan dapat menyelesaikan tugas tersebut. 

Kalian juga bisa salat berjamaah di rumah jika tidak memiliki waktu untuk pergi ke masjid. Sebenarnya, pahala seseorang tidak ditentukan oleh jumlah rakaatnya. Tapi niat yang benar untuk melakukan ibadah Tarawih tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *