Mengenal Hari Besar Agama Islam yang Wajib Diketahui

Radea

Mengenal Hari Besar Agama Islam yang Wajib Diketahui

radea.co – Setiap Muslim tentu telah mengetahui beragam hari besar agama Islam karena memang selalu dirayakan setiap tahunnya. Perayaan tersebut pastinya memiliki makna tersendiri sehingga biasanya menyambutnya dengan penuh kebahagiaan.

Baca juga : 4 Golongan Penyebar Agama Islam di Indonesia, dari Pedagang hingga Wali

Dua perayaan yang pastinya sangat familier adalah Idul Fitri dan Idul Adha karena biasanya keluarga akan berkumpul bersama. Tidak hanya salat ied, tetapi juga melakukan berbagai kegiatan lain dengan sukacita.

Selain itu, masih ada sejumlah hari-hari lain dengan makna masing-masing, mulai dari Maulid Nabi Muhammad SAW., hingga Isra’ Mi’raj. Ada juga peringatan Nuzulul Qur’an, 27 Rajab, serta tahun baru Hijriah.

Sejumlah Hari Besar Agama Islam & Maknanya

Sejumlah Hari Besar Agama Islam & Maknanya

Mengetahui hari-hari besarnya saja tentu tidaklah cukup sebab Anda juga perlu memahami bagaimana asal-usul sekaligus maknanya. Maka dari itu, pahami penjelasan berikut terkait hal-hal penting tersebut.

  1. Idul Fitri
Idul Fitri

Idul Fitri merupakan hari besar agama Islam yang juga memiliki sebutan lain di Indonesia, salah satunya lebaran. Setiap Muslim di seluruh dunia pasti tidak asing sebab menjadi pertanda ramadan berakhir.

Usai menjalani puasa sebulan penuh saat ramadan, orang-orang akan menunaikan salat ied berjemaah pada tanggal 1 Syawal. Setelah itu, para jemaah di tanah air memiliki kebiasaan bermaaf-maafan satu sama lain.

Tidak berhenti di situ, ada juga kegiatan lain yang pastinya menyenangkan, yakni berkumpul bersama keluarga dan menikmati hidangan spesial. Mulai dari ketupat, opor, rendang, hingga berbagai makanan ringan, seperti nastar.

Setiap Muslim sendiri memaknainya sebagai kemenangan iman serta ilmu usai mampu menahan nafsu selama sebulan. Hal tersebut telah menjadikannya kembali fitrah atau kembali seperti asal kejadian.

Artinya, seseorang telah kembali suci atau bersih dari segala dosa, keburukan, kejelekan, termasuk kesalahan. Kemenangan tersebut juga sejalan dengan tujuan dari kewajiban berpuasa, yakni menjadi manusia bertakwa. 

  1. Idul Adha
Idul Adha

Setelah Idul Fitri, ada juga Idul Adha sebagai hari besar agama Islam yang perayaannya tidak kalah menggembirakan. Perayaan pada tanggal 10 Dzulhijjah ini memiliki istilah lain, yakni hari raya kurban.

Sama seperti Idul Fitri, setiap umat Muslim akan menunaikan salat ied berjemaah pada pagi harinya. Perbedaannya adalah setelah salat ada kegiatan penyembelihan hewan kurban dari para jemaah.

Idul Adha sendiri mengikuti pengorbanan Nabi Ibrahim AS terhadap anaknya, yakni Ismail sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT. Pengorbanan luar biasa itu telah melandasi adanya peringatan bernama Idul Adha.

  1. Tahun Baru Hijriah

Berikutnya ada tahun baru Islam bernama tahun Hijriah dan sangat penting bagi Muslim di seluruh dunia. Peringatan tersebut merupakan momen penting, yakni ketika Rasulullah SAW. hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Peristiwa hijrah tersebut terjadi pada tahun 622 Masehi dan tercatat sebagai tanggal 1 Muharam. Momen satu ini sangatlah penting serta bersejarah sebab keberadaan Islam mulai berkembang pesat di Jazirah Arab.

Melalui momen tahun baru Hijriah, Anda dapat mengajarkan kepada generasi muda mengenai semangat perjuangan tanpa mengenal menyerah. Jiwa optimisme tinggi harus tertanam, seperti semangat berhijrah.

  1. Maulid Nabi

Hari besar agama Islam selanjutnya yang populer ialah Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai kelahiran beliau. Tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriah sehingga orang-orang ingin mengingatnya.

Kata “maulid” atau dikenal juga dengan istilah “milad” sendiri berarti “hari lahir” di dalam bahasa Arab. Orang-orang Muslim menjadikan perayaan ini sebagai rangka mengingat, memuliakan, hingga menghayati kelahiran Rasulullah SAW.

Sebagian masyarakat Indonesia sendiri biasanya mengadakan pengajian bersama di masjid guna meneladani nilai-nilai Rasulullah SAW. Peringatan Maulid juga dapat menjadi sebagai cara menunjukkan rasa cinta kepada beliau.

  1. Isra’ Mi’raj
Isra’ Mi’raj

Isra’ Mi’raj merupakan salah satu hari besar agama Islam berikutnya dan peringatannya setiap tanggal 27 Rajab. Kata “Isra’” mempunyai arti perjalanan baginda Rasulullah SAW. pada malam hari.

Perjalanan tersebut berawal dari Masjidil Haram, Mekkah, sampai menuju Masjidil Aqsa dalam tempo singkat. Sedangkan “Mi’raj” sendiri berarti perjalanan Nabi bermula dari Masjidil Aqsa, langit ke-7, sampai Sidratul Muntaha.

Perjalanan tersebut tidak sekadar suatu wisata, tetapi perjalanan suci, bahkan melalui ‘Arsy’ ke Sidratul Muntaha. Peristiwa tersebut akhirnya menjadi momen bersejarah serta menjadi titik balik kebangkitan dakwah Nabi.

  1. Nuzulul Qur’an

Hari besar agama Islam selanjutnya ialah Nuzulul Qur’an sebagai momen turunnya kitab suci umat Islam, yakni Al-Qur’an. Turunnya kitab suci itu tepatnya terjadi pada tanggal 17 ramadan 610 kalender Masehi.

Saat itu, Rasulullah SAW menerima wahyu kali pertama di Gua Hira oleh malaikat penyampai wahyu, yakni Jibril. Lebih tepatnya peristiwa tersebut terjadi di kaki Jabal Nur, tidak jauh dari Mekkah.

Nuzulul Qu’ran merupakan malam penuh berkah sebagaimana firman Allah SWT pada Q. S. Ad-Dukhan ayat ke-3. Hal tersebut tentu saja karena menjadi malam turunnya Al-Qur’an ke bumi saat bulan ramadan.

  1. Lailatul Qadar

Lailatul Qadar juga termasuk hari besar agama Islam yang merupakan malam istimewa pada bulan ramadan. Al-Qur’an menyebut bahwa malam tersebut sebagai malam yang lebih baik dibanding 1000 bulan.

Also Read

Bagikan:

Tinggalkan komentar